6 Tips Merawat Mobil yang Jarang Dipakai

Anda sering melakukan service AC mobil meskipun mobil tersebut jarang digunakan berkendara? Selamat, sebab tindakan Anda sudah benar dan itu akan membuat mobil lebih terawat. Memiliki mobil yang jarang digunakan memang menjadi tantangan tersendiri. Pemilik mobil harus lebih sabar terhadap mobil yang jarang digunakan karena mesinnya tidak terbiasa bekerja lama. \

Namun apakah benar mobil yang jarang digunakan dapat rusak lebih cepat atau malah sebaliknya? Pertanyaan tersebut tergantung pada cara Anda merawat mobil tersebut.  Berikut 6 tips mudah merawat mobil Anda yang jarang digunakan:

1. Parkir mobil di ruang tertutup

Hal pertama yang harus dilakukan untuk merawat mobil yang jarang digunakan adalah menjaganya dalam ruangan tertutup, kering dan gelap. Mobil yang jarang digunakan sebaiknya diletakkan di tempat dengan 3 syarat tersebut, misalnya dapat di parkir di garasi. 

Bisa juga memarkir mobil di tempat penitipan kendaraan agar lebih aman. Tetapi jika terpaksa meletakkan mobil di ruang terbuka, jangan lupa memberi penutup mobil yang tebal agar tidak mudah rusak. 

2. Menjaga kebersihan mobil 

Manfaat menjaga kebersihan mobil adalah terhindar dari kotoran yang menumpuk pada bagian cat mobil. Jika tidak dibersihkan dapat mengakibatkan kotoran membandel dan muncul korosi pada mobil. Kemudian pastikan bagian dalam mobil juga bersih dari kotoran dan debu. Jangan malas juga melakukan service AC mobil agar AC lebih awet. 

3. Mencabut kabel daya pada aki

Apabila Anda memang berniat tidak menggunakan mobil dalam jangka waktu cukup lama, maka sebaiknya Anda melepas kabel aki. Melepas kabel daya pada aki akan mengurangi resiko aki kehabisan daya atau familiar dengan sebutan tekor. Sebelum mencabutnya, pastikan untuk melepaskan kabel negatif lebih dulu baru kemudian kabel positif. 

4. Memenuhi bahan bakar mobil

Pastikan tangki bahan bakar mobil yang jarang digunakan selalu terisi penuh. Fungsinya adalah agar tidak memberikan sisa ruang berudara yang mengakibatkan efek embun (kondensasi) di malam hari. Pada saat siang hari embun juga bisa menurunkan kualitas bahan bakar dan mengganggu kinerja mesin.

5. Memeriksa Aki dan Busi

Memastikan keadaan aki dan busi akan membuat komponen ini lebih awet.  Aki juga dapat dilepas dan disimpan di tempat kering atau bertemperatur sejuk. Busi juga dapat dicopot dan saat akan dipasang kembali sebaiknya diberikan sedikit oli. Pemberian oli akan menjaga kepala silinder tetap lembab selama kendaraan tidak digunakan.

6. Memeriksa oli mesin

Meninggalkan oli mesin yang penuh pada mobil yang jarang digunakan akan otomatis merawat mesin. Apabila diperlukan, gantilah secara berkala oli mobil agar kondisi mesin tetap prima dan lebih awet. 

Pemilik mobil juga harus memeriksa keadaan oli seperti perubahan warna dan kekentalan oli. Perubahan warna oli dari merah menjadi hijau berarti oli terkontaminasi dan harus diganti. Kemudian oli yang kental seperti jelly juga menandakan bahwa harus segera diganti. 

Demikianlah 6 tips yang bisa Anda terapkan untuk menjaga performa mobil milik Anda yang sudah jarang digunakan. Rajin-rajinlah mengecek komponen mobil, termasuk AC mobil. Jika mendapati AC yang kinerjanya menurun, Anda bisa langsung melakukan service AC mobil.

Share:

Terkini

Label